1. Ia diciptakan sebagai sakanah yang artinya yaitu penyenang dan penentram. Bagi kaum pria, setiap harinya dihadapkan pergulatan nafkah, di rumah ia membutuhkan belaian akung, sambutan senyum ceria, dan kelembutan tegur sapa dari sang istri, guna memulihkan kesejukan jasmani dan rohaninya dari kepenatan dan kejenuhan pekerjan yang dihadapinya sehari-hari. Dari perilaku sang istri tersebut, ternyata benar-benar mempersembahkan ketentraman dan ketenangan lahir batin yang sanggup membangkitkan semangat dan gairah dalam menghadapi tugas-tugas rutin pada hari-hari diberikutnya.
2. sepertiyang firman Allah : "Dan dijadikan diantaramu rasa kasih akung." (Ar-Ruum : 21). Dalam pengertian tersebut ditandaskan bahwa perempuan berperan sebagai sumber kasih akung. melaluiataubersamaini demikian yaitu kewajibannya mempersiapkan kegiatan dalam menunaikan kiprah menyambut kedataangan suami dengan penuh rasa cinta dan kasih akung.
3. Tugas ketiga mempersembahkan suatu cakrpertamaa bagi kaum perempuan dibalik kodratnya sebagai istri, juga sebagai ratu rumah tangga dan pendidik anak cucunya. Tipe perempuan manakah yang sanggup menyandang kiprah dan kewajiban tersebut? Apakah perempuan udik atau perempuan terpelajar yang memahami metode pengurusan rumah tangga, menguasai ilmu budbahasa pergaulan, mu'asyarah bil ma'ruf antar suami istri, dan ilmu pendidikan serta pelatihan generasi?
Bagi perempuan yang membekali putra-putrinya semenjak usia dini dengan dasar agama dan keluhuran kecerdikan pekerti, mudah hal ini akan megampangkan kiprah dan kewajiban ibu itu sendiri. Memmenolong kiprah para pendidik di sekolah, mempergampang pengarahan sang ayah dan memmenolong membuat masyarakat yang baik. Dapatnya kaum perempuan menunaikan kewajiban tersebut, ia dituntut dengan adanya kesiapan dan persiapan banyak sekali aspek kehidupan, sehingga bisa menjadi seorang feminis berdasarkan konsep Allah dengan keutuhan tiruana hak-haknya.
2. sepertiyang firman Allah : "Dan dijadikan diantaramu rasa kasih akung." (Ar-Ruum : 21). Dalam pengertian tersebut ditandaskan bahwa perempuan berperan sebagai sumber kasih akung. melaluiataubersamaini demikian yaitu kewajibannya mempersiapkan kegiatan dalam menunaikan kiprah menyambut kedataangan suami dengan penuh rasa cinta dan kasih akung.
3. Tugas ketiga mempersembahkan suatu cakrpertamaa bagi kaum perempuan dibalik kodratnya sebagai istri, juga sebagai ratu rumah tangga dan pendidik anak cucunya. Tipe perempuan manakah yang sanggup menyandang kiprah dan kewajiban tersebut? Apakah perempuan udik atau perempuan terpelajar yang memahami metode pengurusan rumah tangga, menguasai ilmu budbahasa pergaulan, mu'asyarah bil ma'ruf antar suami istri, dan ilmu pendidikan serta pelatihan generasi?
Bagi perempuan yang membekali putra-putrinya semenjak usia dini dengan dasar agama dan keluhuran kecerdikan pekerti, mudah hal ini akan megampangkan kiprah dan kewajiban ibu itu sendiri. Memmenolong kiprah para pendidik di sekolah, mempergampang pengarahan sang ayah dan memmenolong membuat masyarakat yang baik. Dapatnya kaum perempuan menunaikan kewajiban tersebut, ia dituntut dengan adanya kesiapan dan persiapan banyak sekali aspek kehidupan, sehingga bisa menjadi seorang feminis berdasarkan konsep Allah dengan keutuhan tiruana hak-haknya.
Tag :
Islami
0 Komentar untuk "Wanita Dalam Konsep Islam"